Tips Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Hidung

Perawatan tubuh haruslah dilakukan secara menyeluruh. Tidak terkecuali hidung Anda yang merupakan penghubung antara dunia luar dengan bagian dalam tubuh. Tips menjaga kebersihan dan kesehatan hidung harus diketahui karena menjadi hal penting agar tidak ada zat-zat berbahaya yang dapat masuk melalui hidung. Jika hidung Anda sehat, perlawanan atau penjagaan sistem akan lebih maksimal terhadap zat-zat atau kuman yang mau masuk.

Hidung terdiri atas bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar disebut juga dengan piramida hidung sedangkan bagian dalam terdiri atas dua lubang hidung yang dibatasi oleh septum. Di bagian dalam inilah terdapat lapisan mukosa yang dilengkapi oleh silia, kelenjar mukosa, ujung syaraf pembau, dan juga pembuluh darah. Silia dan kelenjar mukosalah yang berperan sebagai sistem pertahanan hidung. Jika kedua bagian ini tidak dijaga kesehatannya, tubuh Anda akan mudah terserang penyakit.

Hidung berfungsi sebagai sarana manusia untuk bernapas, membau, dan berbicara. Saat bernapas, hidung melakukan tugas sebagai penyaring, pelindung, dan pengatur temperatur udara. Di sinilah fungsi silia dan kelenjar mukosa menjadi lebih maksimal. Pada proses membau, yang bekerja saat itu adalah reseptor dan saraf olfaktori. Mereka bertugas menangkap bau dan mengirimkan sinyalnya ke otak. Sedangkan saat berbicara, hidung berfungsi untuk menjaga kualitas suara dan membantu menyebutkan beberapa huruf seperti m, n, dan ng.

Seperti anggota tubuh lainnya yang membutuhkan perawatan, hidung pun juga harus dijaga kebersihannya meski diketahui bahwa hidung telah memiliki sistem untuk membersihkan sendiri. Jadi, sudah selayaknya Anda mengetahui tips menjaga kebersihan dan kesehatan hidung. Yang harus diperhatikan adalah rentannya hidung terdapat debu dan bakteri.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebersihan hidung adalah dengan ‘nasal hygiene’ atau ‘nasal cleansing.’ Fungsinya yaitu untuk membersihkan hidung dari kotoran-koran yang masuk bersama udara pernafasan dan mengembalikan fungsi mukosiliari transport. Bahan yang dapat digunakan dan ditemukan adalah air laut.

Perlu diketahui bersama bahwa air laut merupakan larutan yang unik dan kompleks karena sangat kaya akan mineral dan bahan organik. Unik karena dianggap sebagai lingkungan baik secara fisik dan kimia yang mencakup 71% dari luas daratan. Air laut itu mengandung 96,5% air murni, 3,5%  substansi lain, bahan organik, gas terlarut yagn terdiri atas 64% nitrogen dan 34% oksigen, karbondioksida, mineral (trace element) yang amat penting bagi kehidupan, dan tentu saja garam.

Jadi, caranya adalah dengan mengambil air laut yang sudah disaring dari kotoran-kotoran yang terlihat. Air laut yang sudah bersih itu lalu bisa digunakan untuk pencucian hidung sama seperti orang berwudhu, yaitu dengan mengusap-usap bagian dalam hidung dengan jemari serta menghirup air laut secara langsung dan mengeluarkannya sekaligus. Dengan begitu, air laut akan membersihkan mukus atau kotoran dan mengembalikan kelembaban hidung. Semoga, dengan tips menjaga kebersihan dan kesehatan hidung ini, kebersihan dan kesehatan hidung Anda akan semakin terjaga.